Pemenang VS pecundang
Seorang murid betanya pada gurunya, “Guru . . . , apa yang harus aku lakukan agar aku menjadi seorang pemenang dalam kehidupan ini dan bukan menjadi seorang pecundang?”
Sang Guru menjawab, “Pelajarilah perbedaan antara keduanya”
Sodaraku, Pahamilah pernyataan ini, “Pelajarilah perbedaan antara keduanya”
Jika pecundang selalu jadi bagian dari masalah, pemenang selalu jadi bagian dari solusi.
Jika pecundang akan selalu punya alasan, pemenang akan selalu punya program.
Jika pecundang berkata, “itu bukan pekerjaanku”, pemenang akan berkata, “biar aku yang akan mengerjakan itu”.
Jika pecundang melihat persoalan dari setiap jawaban, pemenang akan melihat jawaban dari setiap persoalan.
Jika pecundang melihat kesalahan dari setiap kebaikan, pemenang melihat kebaikan dari setiap kesalahan.
Jika pecundang berkata, “itu mungkin untuk dikerjakan, tapi sulit”, pemenang akan berkata, “itu sulit, tapi mungkin untuk dikerjakan”.
Kalau anda mau melakukan seluruh ciri-ciri pemenang, andalah yang akan jadi pemenang.
sodaraku, kita adalah apa yg kita pikirkan. You are what you think. jadi, berpikirlah bahwa kita adalah seorang pemenang dan lakukanlah semua ciri2 dari seorang pemenang, dan ingatlah jangan sampai kita melakukan ciri2 seorang pecundang karena bisa jadi tanpa kita sadari kita sudah menjadi seorang pecundang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar