Dalam rinai hujan bayangmu terus berkelebat
menggodaku
dalam malam yang kian pekat
membuat mata tak hadirkan kantuk
tetesan air mata menitik, mengingatmu...
rindu....
sedang apa kau saat ini ? bisikku pada angin
kutepis lamunan yang tak berarti
agar cinta tak ternodai
kuanggap saja kau sedang pergi jauh
dan meninggalkanku dengan hujan rindu
agar hati terasa lapang
red more
aku masih berdiri dibalik jendela
kutatap langit masih bertirai hujan
berharap hadirmu
dan kau berbisik padaku, kau rindukanku selalu
walau rindumu ada pada dua sisi
kubiarkan angin menyibak kerudung
dibalik jendela yang terbuka lebar
agar jeritan rindu tersampaikan angin
terasa hadirmu melekat dalam rindu yang menyatu
dalam ruang malam yang panjang
Ruang rindu, 8 Februari 2010
Read more: http://sabarya.blogspot.com/2010/02/hujan-berselimut-rindu.html#ixzz1dVZD9b3G
Tidak ada komentar:
Posting Komentar